September 17, 2021

ACT Bantu Usaha mikro dan Guru Honorer di Sulteng

PALU, RYNDO.TV – Bentuk apresiasi kepada guru yang telah mengabdikan diri di dunia pendidikan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Sulawesi Tengah salurkan bantuan kepada guru-guru Honorer prasejahtera serta para pelaku usaha mikro (kecil) disejumlah wilayah Sulawesi Tengah Jum’at (23/4).

Aksi yang disebut “Sedekah tanpa batas” dengan program Sahabat Guru Indonesia dan Wakaf Modal Usaha Mikro pada bulan Ramadan 1442 Hijriah, sedikitnya diberikan kepada 20 penerima bantuan.

Beberapa penerimanya adalah Sri Wulan dan Andi Agustin yang masing-masingnya menjadi guru honorer di SMA 3 Sigi serta Bambaringi, Kabupaten Donggala, yang saat ini masih menjalani proses belajar mengajar dari rumah.

“Bantuan biaya hidup ini merupakan bentuk apresiasi kepada guru yang telah mengabdikan dirinya di dunia pendidikan. Dedikasi guru-guru yang sudah mengabdikan dirinya perlu mendapatkan perhatian,” Ujar Kepala Cabang ACT Sulawesi Tengah, Nurmarjani Loulembah, di Kota Palu, Jum’at (23/4).

Menurut Nurmarjani, di luar dari wilayah Kota Palu, Sigi dan Donggala, pihaknya juga turut menyalurkan bantuan biaya hidup kepada 16 guru honorer di Desa Kabetan dan Desa Lampasio Kabupaten Toli-toli. Mereka berharap, agar bantuan serta perhatian kepada guru honorer tersebut akan terus dilanjutkan dan semakin tersebar luas diwilayah Sulawesi Tengah.

Selain bantuan terhadap para Guru-guru tersebut, ACT Sulteng bersama Global Wakaf turut mewakafkan modal bagi pelaku-pelaku usaha mikro (kecil).

Kepala ACT Sulteng, Nurmarjani Loulembah menyebut, terdapat 21 pelaku usaha mikro yang tersebar diwilayah Palu, Sigi dan Donggala yang sudah menjadi penerima manfaat dari program Wakaf Modal Usaha Mikro (WMUM).

“Diantara penerimanya adalah Emiliah Hasan di Desa Sibalaya, dan Sini Jari di Desa Binangga,” Katanya.

Nurmarjani menjelaskan, program tersebut sebagai salah satu bentuk solusi dalam menghadapi pandemi ditengah ramadan tahun ini.

Nantinya, skema ini akan diterapkan dalam program, dengan harapan para penerima manfaat memiliki keinginan kuat untuk membangun usahanya lebih maju.

“Olehnya, kami mengajak kepada para dermawan untuk selalu membersama mereka, salah satunya bisa melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro ini. Semoga dengan hadirnya amanah para dermawan dapat membuat mereka kembali berdaya seperti sebelumnya,” tutup Nurmarjani./*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *